Profil Bhayu

bhayu rhama prestonBhayu Rhama adalah seorang dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Palangka Raya dengan jabatan Asisten Ahli.

Karena kecintaannya pada dunia pariwisata maka selain seorang akademisi, Bhayu juga bertindak sebagai praktisi dengan merintis usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di bidang tour operator dan juga salah satu anggota Badan Promosi Pariwisata Daerah Kota Palangka Raya.

Untuk menunjang bidang pariwisata baik di sektor akademik maupun praktisi yang ditekuninya maka Bhayu telah menyelesaikan studi S3 yang fokus pada kebijakan pariwisata di University of Central Lancashire, UK, setelah beberapa tahun sebelumnya menyelesaikan studi S2 di University of Wolverhampton, UK dalam bidang manajemen.

Kota Jombang, Jawa Timur adalah tempat numpang lahirnya karena setelah lahir langsung dibawa ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dibesarkan dan sekolah disana, mulai dari SD Katolik St. Don Bosco sampai dengan SMP Katolik St. Paulus. Kota Solo dan Yogyakarta juga memberi andil dalam kehidupannya ketika harus bersekolah di SMAN 1 Surakarta (Sekota dengan Presiden Jokowi meskipun tidak senasib) dan dilanjutkan ke Universitas Atma Jaya Yogyakarta untuk mendapatkan gelar sarjana teknik sipil.

Setelah bekerja beberapa waktu di bidang properti sambil bekerja sebagai dosen tidak tetap di Universitas Kristen Duta Wacana, Yogyakarta (2005-2009), Bhayu juga terlibat di sektor pariwisata yang menjadi sektor andalan di Kota Yogyakarta antara lain pernah menjadi pengurus dalam organisasi Masyarakat Pariwisata Indonesia (MPI) dan Asosisasi Travel Agent Indonesia (ASITA). Keterlibatan di sektor pariwisata itulah yang kemudian membuka jalan kecintaannya untuk bisa bertemu banyak orang, berbagi pengalaman dan bermanfaat bagi orang banyak.

Pada tahun 2010, Bhayu kembali ke Palangka Raya untuk menjadi dosen tetap di Universitas Palangka Raya dengan terus fokus pada sektor pariwisata karena baginya “Manusia pariwisata adalah manusia yang berpikir untuk orang lain dan memberikan yang terbaik bagi lingkungannya”.