FAM TRIP (Tak Kenal Maka Tak Sayang)

Pepatah Jawa mengatakan ‘witing tresna jalaran saka kulina’ yang artinya jatuh cinta karena terbiasa bersama. Tulisan ini nggak ada hubungannya sama jomblo-jomblo yang kadang nasibnya memang sering apes,namun ini berkaitan dengan destinasi wisata, khususnya di Jogja. Siapa yang tidak kenal Kota Jogja atau Yogyakarta? Kota ini adalah salah satu kota tujuan wisatawan nusantara setelah Bali … Continue reading FAM TRIP (Tak Kenal Maka Tak Sayang)

Pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata Seruyan

Hari Sabtu tanggal 12 dan 26 Oktober 2019 saya memberikan pendampingan kepada pelaku pariwisata di Kecamatan Hanau dan Danau Seluluk, Kabupaten Seruyan. Menurut informasi yang saya dapatkan, pelatihan pariwisata ini adalah kegiatan pertama kali yang mereka dapatkan. Namun demikian, saya cukup melihat antusias peserta pelatihan ini dan semoga banyak pengalaman yang dapat diambil. Kegiatan ini … Continue reading Pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata Seruyan

‘Bekerja’ adalah Sebuah Kepercayaan

Semua orang membutuhkan pekerjaan. Apapun latar belakang pendidikan yang diambil pasti endingnya adalah bekerja. Bahkan pekerjaannya pun bisa jauh dari bidang pendidikan yang dilalui atau dengan kata lain, apapun gelarnya, kerjanya di bank (Kompasiana, 2012). Banyak orang sukses di bidang yang berbeda dengan latar belakang pendidikannya. Jadi sebenarnya apa yang membuat mereka berhasil? Kepercayaan! Ya, … Continue reading ‘Bekerja’ adalah Sebuah Kepercayaan

Apakah golf olahraga mahal? Tergantung perspektif dan kesempatan..

Beberapa minggu terakhir saya menyempatkan diri untuk belajar golf (lagi). Kenapa lagi? Dulu tahun 2006 saya sudah pernah latihan, tapi karena tidak konsisten dan malas banyak pekerjaan akhirnya saya berhenti latihan. Mulailah saya diajak kembali untuk menemani Pak Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Universitas Palangka Raya Dr. Suriansyah Murhaini, SH., MH dan Bapak Staf … Continue reading Apakah golf olahraga mahal? Tergantung perspektif dan kesempatan..

Kabut Asap untuk ‘Dark Tourism’

Saat saya sedang menjalani studi S3 di University of Central Lancashire di Inggris pada tahun 2013-2017, beberapa profesor promotor saya sedang fokus pada wisata kelam (dark tourism) atau wisata ke tempat-tempat terjadinya peristiwa yang menimbulkan korban jiwa. Pada umumnya, wisatawan melakukan perjalanan ini untuk mengenang dan mencari pengalaman mengapa bencana tersebut bisa terjadi. Perjalanan yang … Continue reading Kabut Asap untuk ‘Dark Tourism’