Partisipasi Indonesia dalam Korea International Travel Show 2018

Pada tanggal 6-9 September 2018 kami diajak oleh Kementerian Pariwisata RI dan Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah untuk ikut serta dalam kegiatan Korea International Travel Show 2018 di Kota Ilsanseo-Gu, Goyang, Korea Selatan. Kegiatan atau event ini merupakan festival pariwisata tahunan yang diselenggarakan pemerintah Korea Selatan yang bertujuan untuk mempertemukan pelaku pariwisata, pemerintah dan masyarakat. Festival ini hanyalah salah satu dari beberapa festival pariwisata yang dimiliki Pemerintah Korea Selatan (beberapa festival lainnya antara lain Seoul International Travel Mart, Korean World Travel Fair, Gyeonggi International Travel Mart). Banyaknya even tersebut adalah respon atas naiknya permintaan aktivitas pariwisata yang disebabkan oleh perubahan gaya hidup manusia sehingga membuka pandangan tidak hanya di Korea Selatan, namun hampir di semua negara di dunia untuk dapat menonjolkan keunikan negaranya masing-masing melalui kegiatan pameran atau festival pariwisata. Oleh karena itu, even ini juga merupakan sebuah kesempatan bagi negara lain seperti halnya Indonesia untuk ikut serta mengenalkan keunikan destinasi wisatanya. Dalam kesempatan ini, Dinas Pariwisata Kalimantan Tengah yang dipimpin oleh Bapak Yerson selaku Kabid Pemasaran Pariwisata, didampingi oleh Gebriely Trineida, Meta Margaritha dan Yun Pratiwi juga ikut serta mengenalkan keunikan destinasi wisata di Kalimantan Tengah.

Untuk menuju Korea Selatan, kami menggunakan penerbangan Air China yang merupakan maskapai nasional (flag carrier) Negara China dengan rute Jakarta – Beijing (China) – Incheon (Korea Selatan) dengan waktu 11 jam termasuk waktu transit. Setelah tiba di Incheon pada tanggal 5 September 2018 sore hari, kami langsung menuju lokasi acara untuk persiapan stand pameran. Untung saja cuaca di Korea Selatan sangat bersahabat karena sedang dalam musim gugur dengan temperature sekitar 25 derajat Celcius dengan kelembaban yang rendah.  Kota Ilsanseo-Gu, Goyang sendiri adalah kota bisnis yang termasuk kota yang baru yang terletak di utara Kota Seoul lebih kurang 1 jam perjalanan dengan menggunakan transportasi umum (bis). Biaya transportasi sekali jalan ke kota ini dari Seoul sekitar 4000 won (lebih kurang Rp. 56.000 dalam kurs 1 won = 14 rupiah), namun pembayarannya sudah menggunakan sistem cashless (tanpa uang fisik) dengan menggunakan kartu yang dinamakan t-money, serupa dengan e-money atau flash dari bank-bank di Indonesia.

Pada tanggal 6 September 2018, even ini secara resmi dibuka pada jam 12 siang waktu setempat yang dihadiri oleh pejabat pemerintahan Republik Korea Selatan dan negara lain termasuk Indonesia yang diwakili oleh Bapak Ardi Hermawan selaku Direktur of Tourism Marketing untuk Asia Pasifik dari Kementerian Pariwisata RI, dan juga dihadiri oleh peserta pameran, sponsor, media dan pengunjung yang berjumlah kira-kira 5000 orang. Indonesia juga menampilkan beberapa penampilan seperti pertunjukan Tari Piring, showing off penyajian kopi Indonesia serta booth untuk foto dengan menggunakan baju tradisional. Dalam even ini terdapat 452 booth / stand dari perwakilan 20 negara yang terbagi dalam 3 tema yaitu Paviliun Domestik, Paviliun Internasional dan Paviliun Informasi Perjalanan. Indonesia sendiri hadir dan selalu konsisten dengan slogan ‘Wonderful Indonesia’ dan menampilkan desain kapal yang menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara bahari sehingga wisata bahari adalah ujung tombak pariwisata Indonesia.

Konsistensi dan komitmen memang menjadi kunci utama keberhasilan dalam kegiatan pariwisata. Pariwisata merupakan sebuah proses yang panjang dan tidak instan, namun manfaat yang didapatkannya tidak akan pernah berhenti dan dapat dinikmati sepanjang masa. Hal ini nampaknya telah dipahami oleh pelaku wisata di even ini, khususnya dari pihak penyelenggara. Pelayanan yang diberikan peserta pameran dari Negara Korea Selatan tampak dilakukan dengan sepenuh hati kepada semua pengunjung yang hadir yang diperlihatkan dengan gesture (bahasa tubuh) yang ramah (senyum), selain juga memberikan souvenir yang unik untuk mengingatkan pengunjung terhadap produk yang mereka tawarkan. Selama 4 hari pameran tersebut, tidak ada yang berubah dari keramahan peserta pameran. Keramahan tersebut bahkan menular sampai ke daerah sekitar seperti tempat makan dan penginapan yang dengan senang hati melayani para pembeli meskipun penguasaan bahasa Inggrisnya juga tidak terlalu baik. Ini adalah salah satu bukti konsep yang disampaikan oleh Profesor Rhenald Kasali bahwa DNA (faktor genetik) manusia bisa berubah karena lingkungan. Bukan DNA internal seperti kepintaran maupun warna kulit, namun DNA perilaku yang bisa berubah tergantung pengaruh lingkungan. Lingkungan pariwisata yang ramah dapat mempengaruhi lingkungan sekitarnya menjadi lebih luas lagi sehingga atmosfer pariwisata bisa dirasakan semua pihak.

Pameran atau festival pariwisata banyak memberikan manfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran wisata. Apalagi Indonesia telah memiliki slogan Sapta Pesona (bersih, sejuk, indah, aman, tertib, ramah, kenangan) yang menjadi sebuah prinsip yang tidak bisa ditawar bagi keberhasilan pariwisata.  Kegiatan-kegiatan seperti ini juga akan mendorong perputaran ekonomi di daerah tersebut. Paling tidak, sektor akomodasi dan kuliner dapat merasakan manfaat ekonomi secara langsung dari acara yang diadakan di lokasi tersebut, apalagi jika perilaku masyarakat (sektor sosial) di wilayah tersebut juga kemudian memiliki perilaku yang sadar wisata. Jadi tidak perlu menampilkan sebuah slogan yang luar biasa seperti slogan festival pariwisata di Korea yaitu ‘Perfection to No. 1 Brand Korea’ yang artinya kira-kira ‘Menjadikan merk Korea menjadi no 1 yang sempurna’, namun cukup slogan sederhana seperti Sapta Pesona di atas dan bagaimana menjadi manusia pariwisata yang bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan.

Salam Pariwisata Indonesia!..

Artikel dipublish di Kalteng Pos, 16 Sept 2018

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s