Tanggal 8-9 September 2017 minggu lalu saya mengikuti Konferensi Internasional IAPA (Indonesian Association for Public Administration) di Surabaya. Ini pertama kali saya mengikuti seminar internasional sebagai peserta aktif (co-author), biasanya ya hanya sebagai partisipan alias penggembira dan itupun kalau konferensinya digelar di kota sendiri. Maklum saja, dana subsidi untuk mengikuti konferensi sangat terbatas sehingga tidak … Continue reading Bertemu Mr. Yanuar Nugroho, Deputi II Kantor Staf Presiden
Travel Agent dan Wartel, serupa tapi tak sama?
Berita di Bali Post yang mengutip pernyataan Menteri Pariwisata cukup membuat banyak pihak terkejut. Beliau dalam sebuah acara di ITB Bandung mengatakan bahwa nasib travel agent konvensional (yang tidak menggunakan teknologi digital) akan serupa dengan wartel (warung telekomunikasi) yang berjaya di tahun 1990-an dan kemudian musnah karena kemajuan teknologi khususnya disebabkan adanya telepon genggam (handphone). … Continue reading Travel Agent dan Wartel, serupa tapi tak sama?
Menulis lagi..(di kampus)
Sudah 3 minggu berlalu sejak kedatangan di Indonesia dan saya hampir tidak pernah menyentuh komputer untuk menulis karena males banget kondisi perjalanan kembali ke Indonesia bersama keluarga yang cukup melelahkan maka kegiatan menulis jadi terabaikan. Ini hari pertama saya menyentuh komputer untuk menulis, dan asiknya mengunakan komputer di kampus...(yeaaaayyy). Karena kebaikan ketua jurusan Ilmu Administrasi … Continue reading Menulis lagi..(di kampus)
Berbagi cerita perjuangan…
Artikel ini sebenarnya artikel lama yang pernah dimuat di Kalteng Post 4 April 2016. Namun pada saat itu saya belum belajar membuat blog jadi tidak saya dokumentasikan secara pribadi. Nah, kebetulan saya sedang ingat dan jadilah artikel ini saya tampilkan lagi di blog sendiri..Silakan disimak... Saya dan keluarga tinggal di Preston, Inggris, sebuah kota dekat … Continue reading Berbagi cerita perjuangan…
Spertinya Saya Hanya Bisa Masuk Kategori Putra Bangsa..
Idiom putra daerah sebenarnya sudah lama tidak saya perdulikan tapi mungkin saja karena saya banyak berkecimpung di dunia akademisi dan praktisi pariwisata yang tidak memusingkan idiom tersebut. Dalam perpolitikan tentu saja semua isu SARA (suku, agama, ras, antar golongan) termasuk dalam hal ini isu putra daerah biasa digunakan tidak hanya tentang pengisian jabatan tertentu tetapi … Continue reading Spertinya Saya Hanya Bisa Masuk Kategori Putra Bangsa..